Selasa, 01 Oktober 2013

Pagi Bernyanyi

Langit kini penuh bintang
Ditemani bulan yang terang.
Bintang-bintang bermain riang
Disekitar bulan yang terang.

Angin kelembutan membelai malam
Membawa binar tak padam.
Kata-kata sutera datang perlahan
Selimuti telinga yang kedinginan.

Timur berjanji dengan matahari
Menari bersama iringi hari.
Barat berjanji akan berhenti
Menelan surya tak kala ditepi.

Walau malam masih menjadi tuan
Gelap bukan hal yang menakutkan.


NB: terinspirasi dari lagu Bruno Mars "when i was your man".  Untuk yang single, puisi ini untuk loe...

Kotak Pandora saudara2!





Apa ‘Kotak Pandora’ Kalian??

   Jika judul diatas ditanyakan ke orang-orang, mungkin cuma sedikit yang memahami dan bertanya-tanya ‘apa sih emang kotak Pandora?’, dan mungkin ada juga yang nyeleneh ‘itu semacam kotak biskuit ya?’ hmm baiklah. Dan jika saya yang bertanya pada diri sendiri, ‘emang apa sih kotak Pandora kamu? Dengan cepat aku menjawab ‘masa lalu’. Dilanjutkan lagi ‘terus kenapa dengan masa lalu?’ dan dijawab ‘ga perlu untuk menjelaskan, jangan sampe terbuka lagi kotak ini’.
   Ya, mungkin diatas itu cuma sedikit penjelasan yang menggambarkan kotak Pandora. Definisi dari kotak Pandora ini pun bervariasi dengan versi tersendiri, namun cerita ini berasal dari mitologi Yunani. Jadi ceritanya Zeus sang dewa petir menginginkan anak perempuan dari Hephaestus yang notabene suami dari Aphrodite, setelah proses *taulah maksud proses ini, lahirlah seorang anak perempuan yang dinamakan Pandora.
   Pandora bermaksud dinikahkan oleh Zeus untuk menemani Epimetheus, seorang pria yang tangguh namun kesepian dan ia memiliki seorang saudara laki-laki bernama Prometheus. Dan Zeus tidak sebaik yang dipikirkan, setelah menikah, ia bertengkar dengan salah satu dari kedua bersaudara tersebut. Liciknya ia menitipkan sebuah kotak kepada Pandora dan memintanya untuk tidak membuka kotak tersebut. Dan dipikirannya, pasti ada yang membuka dari dua bersaudara tersebut namun prediksi meleset, justru Pandora yang penasaran dan membukanya ditengah malam.
   Kemudian… Jeng Jeng Jeng, keluarlah semua penyakit2 fisik dan hati, kebencian, iri dan lainnya. Pandora menangis dan menutup kotak tersebut sambil berkata kepada Epimetheus yang terbangun ‘aku membuka kotak ini, maafkan aku’. Saat menutup kotak tersebut, muncul sebuah serangga yang dapat berbicara dan berkata ‘namaku harapan dan aku akan hidup di dunia ini’. Benar, harapan menyeimbangkan keburukan yang keluar sebelumnya membanjiri dunia ini.
   Lalu apa kaitannya dengan judul diatas yang mempertanyakan ‘apa kotak Pandora kalian??’, dari cerita diatas, definisi tiap orang pasti berbeda-beda. Coba simak kata-kata ini ‘penasaran…ingin dibuang namun sayang…dibuka pun tak baik dampaknya’. Definisi tidak harus melulu tentang cinta, bisa jadi ini adalah kapsul waktu dihati yang ingin disimpan dan sewaktu-waktu disaat yang tepat dikeluarkan, sebagai uji mental dan daya tahan pada diri sendiri.
   Kisah kotak Pandora ini juga bisa jadi tester sejauh mana kesabaran manusia bertahan, simbol untuk melatih kesabaran. Diingat selalu jangan sampai ‘keinginan’ untuk membuka kotak tersebut mengalahkan logika, dan jika terbuka, tanggung sendiri konsekuensinya. Diingat juga yang keluar tidak semuanya buruk, masih ada harapan..ya harapan merupakan sebuah simbol yang menerangi hati disaat kegelapan. Manusia yang hidup dalam kegelapan tidak ada harapan, maka hilang semua semangatnya, namun disaat kesusahan yang teramat dan muncullah harapan, niscaya ia akan melakukan semua yang harus dilakukan untuk membuat harapan tersebut menjadi kenyataan.
   Cerita ini memang hanya mitologi Yunani, dan ironinya banyak orang menjadikannya simbol dalam hidupnya, menyadarkan dirinya akan masa lalu yang pernah dilakukannya. Bagaimanapun Pandora dan Epimetheus tetap bersama menghadapi konsekuensi atas tindakan yang dilakukan Pandora. Mungkin ada manusia di dunia ini jika ditanya menjawab ‘kotak Pandora ku adalah topeng di diri, ingin kulepas tapi aku takut dijauhi’ atau ‘kotak Pandora ku adalah masa kecilku, ingin kubuka namun aku harus menerima konsekuensi kehilangan hidupku saat ini’, atau bahkan ‘kotak Pandora ku adalah keberanianku, ingin kubuka namun aku takut dikucilkan dalam kelompok’. Jadi.. apakah kotak Pandora kalian??
  

Jumat, 13 September 2013

SUMPAH, GA SANGKA!

Di hari itu, tepatnya tanggal 7 september 2013 gw ga pernah sangka bakal ada kejadian ini. Kejadian yang WOW banget buat gw. Gimana ga WOW, sekedar ngeliat dari jauh pun atau minta tanda tangannya aja gw ga pernah kepikiran, karena gw fikir itu sesuatu hal yang ga mungkin, muluk2. Ya, secara gw ngefans nya cuman sekedarnya..buku hasil karya nya pun bukan gw yang beli tapi kaka gw..hehe :p

Tapi udahlah yah itu ga penting2 amat kali yah. Yang penting mah gw selalu update tentang dia. Caranya?? Yaaa 'ngestalk' twitter nya dia laah, secara gw cm pens nya doangan, itu juga pens pas2an lagi. Gw mah modal internet aja dah yah, cukup ko. Mhehehe. 

Walaupun gw pas2an nih nge fans nya, tapii hati gw cekit-cekit banget pas gw ga sengaja liat ig nya DP yang dibawahnya ada tulisan 'pengajian sebelum pernikahan kakakku bla bla bla dengan kak muhammad assad..' beuh rasanya berasa dia pacar gw, kaya kesamber petir aja dengernya. Walaupun masih cekitan itu tuh berita si anu pacaran ama si inu...ya ada deh pokonya..jangan nanya yah, rahasia soalnya. :p
Yaudahlah sedih gw saat itu juga. Gila cuy dia tuh idaman cewe2 banget *lebay*, pinter, soleh, cakeeepp, entrepreneur..aah pokoknya mah BEH bangaat >.<!

Nih gw kasih penampakannya...

How?cakep kan??liat senyum gw ampe ga keruan gitu. Asli tu senyum campur grogi jadi begitu deh mengembangnya kurang sempurna. Hahaha 
Ini gambar ke dua, gambar pertama muka gw nya ga oke, nyengir gw maksa banget, jadi ga gw publish disini, khusus di wa aja..^^
Betewe, orang yang berjasa dalam proses foto hingga gw berhasil menyentuh lembut tangannya yang besar namun hangat itu (aiihh bahasa gw) tidak lain dan tidak bukan adalah dia, Bruari. Ari lo keren, sueer! Thankyuu sangat ri. Asal kalian tau ya kawan2 yang lain, Ari berani banget nyamperin assad yang posisinya lagi masuk ke mobil, terus tau ga abis itu apa?? Assad langsung keluar boooo, nyamperin gw gitu..hahaha kali ini pede boleh ya..wkwkwk. 

Dan pas dia udah ada di depan gw.......ooooohh myyyy gw ga bisa ngomong apa2, gila parah dan asli bibir gw bergetar hebat saat itu! Berasa kaya mau presentasi ccu,,hahaha tapi kali ini lebih grogi. Apalagi pas foto pertama dia bilang 'jangan jauh2 kaya orang musuhan aja'. Aaah cuman ngomong gitu doank aja jantung gw langsung naik turun!! Terus di sela2 foto, dia juga sempet nanya 'tadi ikut masuk ga?' Maksudnya ikut ke akad nikahannya ga. Dalem ati gw klo gw tau dia akad hari itu dan lokasinya di masjid al azhar, gw bakal pake baju kondangan, tapi apa daya gw cuman pake baju maen. Niatnya kan emang mau main sama temen2 tercinta :* eh ga sangka dapet rejeki nomplok..:)

Dan lucu nya pas gw sama tya lagi nunggu (kalian2 yang pada belom dateng) di tendu, tya sempet bilang orang yang lagi duduk di bangku deket abang jualan es podeng tuh kaya assad, mirip. Cuman gw bilang 'ga mungkinlah kan dia hari ini mau nikah masa iya makan disitu'. Sebelumnya juga pas gw sama tya turun dari mobil, tya sempet bilang cowo yang turun dari mobil hitam mercy *bener ga tuh tulisannya?* itu mirip assad, cuman ya gw ga percaya. Eh tapi ternyata, ini memang rezeki gw kali yah, ahirnya Tuhan mempertemukan gw dengan Assad (tapi kenapa pas dia mau merit T_T). Saat itu yang berjasa dalam menginfokannya adalah Ficry. Salah seorang teman yang juga punya salah satu buku dari sang Assad. Kalo ga salah pas mau solat azhar di masjid. Dia lagi mau wudu, terus dia liat tulisan yang kawinan tuh siapa. Dan ternyata itu dia, Muhammad Assad!!
How lucky i am. :)

Minggu, 01 September 2013

Di sisi


                                                                                                                                       by: BR22
aku punya mata, 
aku punya telinga,
aku punya hati, 
tapi mengapa tak juga mengerti.

pagi hari senang hatiku,
sore hari sedih hatiku,
itu berulang setiap waktu.

mataku melihat, tapi tak melihat;
telingaku mendengar, tapi tak mendengar;
hatiku melirih tak kala terjadi.

kau pegang hatiku di tanganmu,
kau pegang jalanku atas mau mu;
egoku meninggi seiring waktu,
jauhkan kedekatan dengan dirimu.

malamku kian berdiri,
tak mau berhenti tak mau berganti;
pagiku tak mau menemani,
tinggalkan diriku di hari sunyi.

aku sudah tak kuasa,
aku sudah tak berdaya,
atas deraaan menyayat dada.
                          
jika aku mendekatimu,
jika kusayangi dirimu,
maukah kau membuka senyum untuk ku...

pagi sampai malam aku menyebutmu,
pagi sampai malam aku ke rumahmu,
sudahkah itu cukup bagimu.

panas dan dingin hariku,
telah membuka yang perlu di laku.
jika kau sudah memanggil diriku,
bolehkah aku di sisimu…
.







Kamis, 22 Agustus 2013

Mari melangkah!


Dengarlah bisik ku
Wahai 'kekasih' :
"Setiap waktu, sejengkal langkah
Dunia penuh warna."

Jejak-jejak riang terpampang
Tawa dan canda  menjulang
Dahulu dan sekarang.

Dengarlah bisik ku
Wahai 'kekasih' : 
"Bukalah pintu hatimu
Lalu kita berbagi mata dan baju."

Al Ayubi memberi contoh jitu
Toleransi 3 umat di tempat satu

Dengarlah bisik ku
Wahai 'kekasih' :
"Kemarin hilang
Besok akan datang,
mari kita melangkah."





Senin, 19 Agustus 2013

what it is actually

yes, it is.
it is difficult.
it is not about purely togetherness anymore.
there is love here.
there is a distance.
there is a preconception.
it is not about being together all the time.
it is not about planning time to have a meeting.
it is not about pleasure, just a short-lived pleasure.
but it is all about feeling.
feeling of being together, each other.
heart to heart.
one yes, all yes.
one no, all no.
still have it???
if dont, lets not talk about togetherness.

untitled

its like a dream for me. a dream about me and my journey, a very long journey. i walked alone, and it was okay, too okay. the rainbow smiled to me, and it was nice. have you ever seen a ver huge leaf? a huge leaf protecting you from the cats and dog raining? it was mine. and it hd been mine, always mine. what do you think, what i suppose to do where suddenly a very big and great ship, like the beautiful Titanic come to you and offer you a very beautiful and fabuluos journey? would you take it?of course you take it, and me too. it, my very big and great ship promised me that it would accompany my journey. many good things it offered me. treated me like i was the only passanger. would you give your rest time for being with it? i gave it to it. at least, i was planning to do it. something surprised me. no storm. no twistwer. it disappeared. it disappeared even when it did not pick me up yet. i did not know what to do. i did not know where it was. why it did it to me. i missed it. i missed my bigand great ship. i waited it. i waited it under the confusion tree. but it did not show up.it left me with its undefineable reason. it made a very big hole in my not anymore heart but lung. without it knew. it hurt me.

Minggu, 18 Agustus 2013

Diaryku part 1


By : Ressa Harry Saputra

Ayahku pernah berkata, ‘terkadang manusia takut untuk memulai sesuatu yang baru karena mereka berpikir akan hilangnya zona nyaman pada dirinya. Banyak orang bisa melaluinya dengan baik, namun ada yang mempunyai kesan buruk. Kau tidak boleh menghakimi seseorang yang berbeda denganmu, karena sebenarnya mereka mempunyai opininya masing masing dalam berpikir.’
Kami berjalan di pekarangan rumah sambil melihat mentari terbenam. ‘Ayah aku berbeda dengan teman temanku. Teman – temanku menganggapku aneh karena sikapku yang tak wajar pada mereka. Aku tidak tahu harus berbuat apa ketika aku mendengar bisikan bisikan miring terhadapku. Entah mengapa aku bisa mendengar obrolan mereka meski aku sudah mengunci gudang sekolah. Kemudian aku mendengar kebisingan yang luar biasa ketika beberapa orang selain teman – temanku ikut membicarakanku. Rasanya penat dalam kepalaku mendengar omongan – omongan mereka.’
‘Itulah sifat manusia, yang belum bisa menerimamu seutuhnya. Kamu memang berbeda dari manusia kebanyakan, bahkan kamu bukanlah dari planet ini. Namun satuhal yang pasti, kamu adalah anakku  Clark. Mungkin di luar planet ini, kau mempunyai ayah yang sebenarnya. Namun, di dunia ini, aku adalah ayahmu yang akan membimbingmu melawati rintangan dunia ini. Percaya pada ayah, meskipun kau merasa kamu berbeda atau sendiri, kami sebagai orang tuamu akan terus percaya padamu apapun yang terjadi.
Itulah sepenggal kenangan yang kudapat dari ayahku sebelum ia menghembuskan nafas terakhirnya. Aku sadar aku bukan makhluk dunia ini, aku mempunyai kelebihan yang manusia tidak punya. Namun ayah selalu mengajarkan agar tidak boleh menunjukan kelebihanku agar tidak menjadi sombong. Seringkali aku mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan terhadap beberapa manusia. Aku hanya bisa menahan diri atas apa yang mereka lakukan padaku. Ayah juga mengajarkan padaku ‘semua itu ada porsinya masing masing, ketika kau membalas apa yang telah kamu alami terhadap mereka berarti kamu kalah dengan nafsumu yang akan membimbingmu pada kejahatan.’ Pernah sesekali aku membalas perbuatan mereka. Namun akhirnya aku yang di marahi ayah karena tidak bisa menahan kemarahanku sendiri. Dia marah dan berkata ‘BIARKAN MEREKA DIBALAS DENGAN CARA LAIN!!!  asal tidak dengan kekuatanmu CLARK KENT !!!’ mulanya aku bingung, dengan apa yang ayahku katakan. Ini tidak adil, pikirku saat itu. Namun setelah aku berpikir secara dewasa, ada beban yang kumiliki melalui kekuatan yang aku punya. Kekuatan itu ada untuk membantu orang bukan untuk mementingkan pikiran – pikiran pribadi saja.
***
Saat aku pindah ke Metropolis dari Smallville, aku merasakan perbedaan yang sangat signifikan dari  kedua kota ini. Smallvile adalah kota kecil yang kebanyakan kotanya dipenuhi oleh sawah. Aku tumbuh besar disana sampai aku lulus Senior High School. Biasanya setelah pulang sekolah aku selalu membantu ayah mengurusi pertanian, peternakan, dan perkebunan miliknya. Kami mempunyai ladang yang cukup luas untuk mengurusinya satu persatu. Terkadang apabila tidak ada orang yang melihat, aku memakai tenagaku yang kuat dan cepat untuk membantu meringankan pekerjaan ayah. Namun ketika ayah tahu, aku langsung dimarahinya. Penuh kenangan di Smallville, hingga akhirnya aku diterima di daily planet karena menyumbangkan beberapa artikle yang berbau kemanusiaan pada zaman sekarang. Setelah 5 tahun lulus dari Smallville Senior high School, aku langsung pindah ke metropolis tempat dimana orang lalu lalang untuk bekerja mencari nafkah untuk kehidupannya.
Kesan pertama ketika pindah ke Metropolis adalah tempat ini tidak pernah haus akan keramaian akan orang – orang. Aku menyewa apartement di daerah Millway street yang jaraknya cukup untuk naik satu kali subway dalam waktu 13 menit. Mulanya aku sangat bingung ketika kereta yang harusnya ku naiki selalu penuh.  Tiga kali aku terlambat masuk kantor, dan tak heran aku selalu di marahi oleh bosku, Perry White. Pak White selalu tidak menerima alas an apa saja ketika kita berbuat yang tidak ia sukai. Namun kata temanku, Jimmy Olsen, Pak White hanya mencari bahan untuk ia marahi. Memang sikapnya dari dulu selalu perfeksionis, tidak boleh ada celah dari apa yang dialakukan. Termasuk pula dalam mengolah berita. Temanku Jimmy Olsen baru masuk tiga bulan setelah aku masuk, meskipun begitu ia cukup bagus dalam memainkan kameranya. Banyak foto fotonya masuk dalam cover editorial Koran. Berbagai macam kasus criminal pernah ia lewati seperti pembunuhan berantai, perampokan bank, serta terorisme dan lain – lain. Meskipun begitu,ia hanyalah seorang rekanan dari wartawan muda namun senior di Daily Planet yang bernama Lois Lane.
Lois Lane adalah wartawan yang berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Secara fisik, ia adalah wanita yang membuatku terpikat pada saat masuk ke daily planet. Parasnya yang cantik, rambut hitam dan kaki yang jenjang seperti model, pasti akan terpikat pada pesonanya. Banyak dari teman teman wartawan yang menyukainya, itu juga termasuk diriku. Namun dibalik kecantikan yang ia pancarkan, ia juga orang yang kritis dalam mengolah artiklenya. Banyak artiklenya yang masuk cover daily planet sebagai topic utama. Disamping itu, Lois juga berani dalam meliput berbagai macam berita bersama partnernya Jimmy Olesen. Menurut Jimmy, Lois selalu memaksanya untuk melakukan hal hal yang gila untuk mencari berita. Dia juga tidak takut dengan pengusaha ternama Lex Luthor yang pamornya sedang naik dimata masyarakat. Lois begitu idealis mengungkap fakta fakta yang terselubung terhadap criminal criminal dibalik layar. Tak jarang ia menapat terror di beberapa orang yang merasa tersinggung terhadap berita yang ia berikan. Namun, bukan Lois Lane jika ia tidak sanggup membela dirinya sendiri. Ia mengikuti kelas beladiri dari mulai jiujitsu, karate, muang tai, boxing, sampai taekwondo. Ayahnya sendiri tentara yang berpangkat komandan. Dari kecil memang Lois dilatih untuk mempertahankan diri dari kondisi apapun. Meskipun begitu untuk masalah relationship, Lois memang agak susah untuk berkomitmen. Dia beberapa kali putus dengan orang yang tidak sanggup menjalani kehidupan seperti Lois. Ia juga termasuk pribadi yang keras dalam menunjukkan apa yang ia mau. Sehingga terkadang untuk berkomitmen si pasangan harus menuruti yang ia mau secara sepihak tanpa kompromi. 
Perkenalanku dengan Lois cukup singkat. Bahkan hanya sekedar basa basi kalau dipikir pikir. Jimmy yang mengenalkanku pada dirinya. Namun ia hanya melihat mataku dengan tajam dan berkata ‘Salam kenal Clark Kent, Selamat datang di daily Planet yang kacau ini.’ Kamudian ia pergi untuk melanjutkan pekerjaannya.
‘Jangan dianggap serius clark, Sifatnya memang begitu kalau ada orang baru.’ Jimmy mencoba mengiburku.
 Bersambung............................................................................................................................

Sabtu, 17 Agustus 2013

Hampiri Aku...

Aku terbuat dengan kesepakatan bersama,
memiliki tujuan yang sama,
tentang apa yang ingin terucap,
namun sulit diucapkan.

Jadilah aku dibuat,
untuk menuangkan semua kata tak terucap,
untuk menyatukan apa itu pemikiran,
dan menjadi penyatu kebersamaan.

Bukan aku menuntut,
aku hanya ingin kalian mengingat,
bukankah kita masih ingin bersama,
dan tak peduli pada jarak.

Kita memang berbeda,
tak semuanya mampu menuangkan,
tapi aku ingin kalian mengingat,
setidaknya untuk mengecek keadaanku.

Tolong jangan menghilang,
jadikan aku pemersatu yang hebat,
dukung aku,
dan mampirlah kemari untuk menulis.

Tuangkan apapun,
atau bacalah aku terlebih dahulu,
lalu cobalah menulis,
untuk  sekedar bergabung bersama.

Lagi-lagi hanya tentang ingin diingat,
untuk selalu diperhatikan,
mengingat tujuan kebersamaan.
bukankan itu tidak sulit?


Terimakasih :)



To : semua yang berpartisipasi dalam blog ini

Selasa, 13 Agustus 2013

Meredam Hitam


Rangkaian kata menusuk telinga
Desak hati untuk berselimut

Rentan bisikan menantang
Deru hati untuk meniru

Remang lampu setapak jalan
Datangkan muram mata memandang

Rima kata tak terbilang
Di tendang sudah dari kandang

Runtutan lelah akan bertamu
Di depan pintu dia sudah menunggu

Remas airmata dalam dada
Desir darah meluap puncak

Rendam diri tak kala semua bermimpi
Dendangkan alunan memuji suci

Robek selimut yang menutupi
Dekap mentari dalam hati

Backpacker Jakarta - Bali - Lombok


Guys ada info" nich!!! mudah mudahan bermanfaat




Harga tiket Backpacker Jakarta - Bali - Lombok :

Jakarta – Surabaya (ekonomi) = 80.000 (12.15)siang  – (3.30)pagi
Surabaya – Banyuwangi (ekonomi) = 150.000 (9.15)pagi -- (15.36)sore
Bayuwangi – Pelabuhan Ketapang +- 30 menit jalan kaki sambil foto2 (khusus buat Teffy ada Alang-Alang lho ^_^)
Pelabuhan Ketapang – Pelabuhan Gilimanuk ( 30 menit ) +- 15.000
Pelabuhan Gilimanuk – Pelabuhan Padang Bai naik bus atau nyarter mobil pribadi sekitar perorang 100.000
Pelabuhan Padang Bai – pelabuhan Lembar Lombok 70.000 sekitar 4 jam perjalanan

Sewa kamar +- 70.000 / kamar (2 kepala)
Klo mw jalan jalan lebih luas dan lebih nikmat siapkan budget lebih sekitar minimal 400.000

Total biaya keseluruhan +- 1.265.000

ayo-ayo kita jalan-jalan bersama kita bisa!!!

Selasa, 30 Juli 2013

Hatiku pedih
Sukar dimengerti
Namun ternyata,
 Aku hanya bisa ungkapkan perasaanku,
Dalam hati saja,

Jika kau  memang milikku,
Seharusnya kau di sini
Tapi mengapa,
Engkau menghilangkan jejak,
Seperti tidak pernah kenal,
Lalu mengapa,
Begitu saja hilang dari hidupku,
Seperti berlari,
Tanpa lagi menengok ke arahku.

Ku terus melaju,
Tanpa ku tau arah.
Selalu tersesat,
Bagai dihutan.
Tanpa bayangmu,
Tanpa dirimu,
Tanpa suaramu,
Tanpa belaianmu.

Kasih,
Kemana harus aku ungkapkan,
Kepada siapa aku berbicara,
Pada malamkah,
Pada bulankah,
Pada jalan?
Pada Tuhan?

Namun aku selalu aku percaya
Pasti ada jawabnya
Bahwa dia milikku,

Entah harus menanti selama apapun.




Note    : puisi ini karya 4 orang manusia yang sedang melakukan perjalanan. Mungkin terlihat seperti puisi biasa, namun ungkapkan kata yang keluar adalah apa yang benar-benar langsung terucap tanpa dipersiapkan. Dibuat saat perjalanan mereka dalam keadaan padat, dan suasana kebersamaan adalah hal yang paling mendukung disini. Menyiratkan apa yang awalnya sulit di ungkapkan, menjadikan kata adalah ungkapkan indah yang begitu saja mengalir.

Jumat, 19 Juli 2013

Serupa Tapi Tak Sama

'Serupa Tapi Tak Sama'

  Hari-hari datang laiknya tahun lalu
  Rasa-rasa kumiliki sama tapi beda
  Kepedihan hanyalah awal dari misteri
  Bunga pergi bersama dengan tangkai baru
 
  Tatkala air mata simbol kenistaan
  Kembali ke awal tapi tidak mampu
  Bukan ketakutan..bukan ketidakmampuan
  Prinsip dipegang tak hanya ucapan

  Termakan oleh turbulansi masa lalu
  Bunga dipegang entah sampai kapan
  Bunga tangkai baru meski berduri
  Tetap dalam genggaman meski sakit

  Lebah akan terus melindungimu
  Meski sakit akan tangkai baru
  Serupa tapi tak sama
  Perih..bahagia..senyum..diam

Minggu, 30 Juni 2013

Tap... Tap...

tap tap...
melangkah menjalari lorong waktu.
tap..tap...
sejenak sempat terhenti.
taappp... taappp
mau menyerah??

wajah tersenyum sendu melihat realita,
mengungkap sepi pada mimpi.
mimpi tampak begitu jauh.
jauh..jauh... sampai terdiam pada gelap.
mencari cahaya.
dimanakah kamu cahaya?

tap..tap...
langkah mulai bergerak lagi.
entah menginjak apa.
entah apa yang terasa.
gelap..gelap.. semua begitu gelap.
mau berpegang pada apa?

mendadak tertegun melihat sinar,
bertanya-tanya masih dalam gelap,
terdiam lagi.
mau melanjutkan apa tetap pada gelap?
dan ketidakpastian selalu mendekap erat,
mau bertanya pada siapa?
lagi-lagi bimbang,
lagi-lagi takut.

menghela nafas begitu panjang,
terduduk lemas diselimuti gelap.
selalu ada rasa takut.

tap..tap...
berdiri lagi, melangkah lagi.
begitu pelan, begitu ketakutan.
masih mau berhenti?
atau?





Selasa, 25 Juni 2013



Good bye Doraemon

One day, Nobita came back from school and went upstairs of his house. Nobita look at Doraemon was there sleeping. he is waking up Doraemon, 

“Hey, Doraemon, please wake up, lets play! “, but Doraemon does not wake up.

Nobita thought that Doraemon is tired, so he shakes him, but Doraemon was still sleeping. Nobita felt something strange, and tried to wake him up. But there was no reply. This never happened before. He began crying, but though he screamed or cried, even though Doraemon did not moves at all. He jumped into his desk the time machine and meet Dorami, Doraemon’s sister. He begged her for help, and forced her to go with him back to 1998.

After a short trip again back to 1998 by the time machine, Dorami looked all over his brother Doraemon to see what was wrong with him. After few minutes, she said “the battery is out”. Nobita was relieved, that he is not broken only need to recharge his battery, and put him back like before. But Dorami tells Nobita about the real problem. Dorami said that Doraemon main battery is different, and it ran out. In this case, originally, he had a back-up battery in his ears, but as you know, his ears were eaten by a rat very many years ago, so he does not have a back-up battery now. in conclude if Dorami change Doraemon battery replace every memory of Nobita will be eternally lost from his brain program. even when Nobita asked to search the creator of Doraemon, Dorami said that the data of the creator is being concealed and no one known about him, even Dorami.

Nobita shocked... he closed his eyes. He cried, but after few minutes, he stopped crying,and quietly told Dorami “Dorami-chan, thanks for coming here. I will take care of the rest. You have to go back to your future time now." Dorami-chan could not decide what to do, but anyway she hugged Nobita quietly, and she went back home. After he went back, Nobita carried Doraemon and placed him into the shelf.

And time passed... 

In year 2010, Nobita grew up. Since that day, he changed. He studied hard, did not cry anymore, and he lived without Doraemon. He told Shizuka and other folks that Doraemon had to go back to his future, and could not meet him anymore.

Shizuka was impressed to Nobita’s mysterious appearance which became completely different from 10 years ago. They fell in love, and married. Nobita became a scientist. He made a laboratory in his room, and was studying hard with his job all day. He told Shizuka not to come into the room, as it is very dangerous inside.

But one day, he called Shizuka and told her to come in to his room. It was the first time for her to enter his husband’s room. The moment she went in, she lost her words… There was her friend, Doraemon, who she used to play in her childhood days. Doraemon was not moving. It seemed as he was sleeping.

“Look, Shizuka, I will plug in from now.” Nobita turned on the main switch on Doraemon. Doraemon quietly, very quietly, started to open his eyes.

It was the moment the inventor of Doraemon became clear. It was Nobita. He studied hard and hard just to meet and talk with his old friend again. Going back and forth of time, Nobita was the one who made Doraemon. He discovered all the programs and architecture of Doraemon-type-robot.

Nobita and Shizuka was crying gently.

Doraemon opened his eyes. He looked around, and finally said, “Nobita, did you finish your homework?”
There was the same white clouds in the sky like the times they used to spend together…

this the comic if you wanna read..... 

SEDIH LHOOOO!!!!!
(T-T)...hiks...sob..sob..hiks...