by: BR22
aku punya mata,
aku punya telinga,
aku punya hati,
tapi mengapa tak juga mengerti.
pagi hari senang hatiku,
sore hari sedih hatiku,
itu berulang setiap waktu.
mataku melihat, tapi tak melihat;
telingaku mendengar, tapi tak mendengar;
hatiku melirih tak kala terjadi.
kau pegang hatiku di tanganmu,
kau pegang jalanku atas mau mu;
egoku meninggi seiring waktu,
jauhkan kedekatan dengan dirimu.
malamku kian berdiri,
tak mau berhenti tak mau berganti;
pagiku tak mau menemani,
tinggalkan diriku di hari sunyi.
aku sudah tak kuasa,
aku sudah tak berdaya,
atas deraaan menyayat dada.
jika aku mendekatimu,
jika kusayangi dirimu,
maukah kau membuka senyum untuk ku...
pagi sampai malam aku menyebutmu,
pagi sampai malam aku ke rumahmu,
sudahkah itu cukup bagimu.
panas dan dingin hariku,
telah membuka yang perlu di laku.
jika kau sudah memanggil diriku,
bolehkah aku di sisimu…
.
Niceeeeeeeeee
BalasHapus